Bangunan Majelis untuk Pesantren di Pandeglang

Kemanusiaan & Bencana Alam

Bangunan Majelis untuk Pesantren di Pandeglang

Samudera Indonesia Peduli berpartisipasi dalam pembangunan ulang bangunan majelis di Pandeglang, Banten yang hancur oleh tsunami Selat Sunda yang terjadi Februari 2019.

Akhir 2018 lalu, tepatnya hari Sabtu, 22 Desember 2018 terjadi erupsi pada gunung Anak Krakatau yang memicu terjadinya bencana alam tsunami Selat Sunda, gelombang tinggi air laut ini menyebabkan masyarakat pesisir perairan Banten dan Lampung Selatan kehilangan keluarga, harta dan benda. Tercatat lebih dari 437 jiwa meninggal dunia, 14.075 jiwa terluka, 36.923 jiwa mengungsi dan 3.752 rumah rusak termasuk rumah ibadah dan sarana pendidikan.

Dampak bencana tsunami ini melanda daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran. Untuk meringankan beban penderitaan masyarakat korban bencana ini, Samudera Indonesia Peduli menggalang dana dari Pimpinan, Karyawan maupun Bisnis Unit di Samudera Indonesia untuk berpartisipasi membantu saudara kita yang terkena musibah di Banten dan Lampung tsb.

Setelah mendapat laporan dari daerah terdampak dan dilanjutkan dengan survei fisik ke lokasi, diputuskan bahwa dana yang terkumpul sebaiknya digunakan untuk membangun bangunan umum seperti sekolah atau pesantren yang rusak. Sesuai dengan jumlah dana yang terkumpul dan ketepatan bangunan umum yang perlu diperbaiki, belum adanya bantuan dari pihak lain untuk membangun atau memperbaiki bangunan tersebut, dan bangunan umum ini mempunyai nilai manfaat yang besar, maka Samudera Indonesia Peduli memutuskan untuk membangun kembali sebuah bangunan majelis di dalam sebuah pesantren yang rusak oleh bencana tsunami.

Bangunan majelis yang akan dibangun kembali ini berfungsi untuk kegiatan belajar baca tulis Alquran yang berada di dalam kompleks Pondok Pesantren An-Nur Sukasari, yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 18, Kampung Lor Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Bangunan ini selain digunakan untuk anak-anak belajar mengaji, membaca Al Qur'an, juga digunakan untuk kegiatan pesantren dan kegiatan masyarakat lainnya.

Pekerjaan pembuatan bangunan majelis ini dimulai pada tanggal 31 Maret 2019 dan selesai pada 27 April 2019. Bangunan tersebut dirancang dengan konstruksi baja ringan sebagai antisipasi untuk meminimalisir korban jiwa jika tejadi bencana alam di kemudian hari.

Sesuai dengan visi Samudera Indonesia Peduli, bangunan majelis ini diharapkan menjadi wadah yang menghantar para santri untuk menggapai cita-citanya menjadi pribadi yang berguna untuk agama, nusa, dan bangsa.

Salam Peduli
Samudera Indonesia Peduli
Nama Jumlah Dukungan

Ingin Bertanya?